Pernah mendengar peribahasa "sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit"? Aku punya satu cerita nyata dari seseorang di kampungku, sebut saja bapak budiman. Jadi waktu itu kan aku baru pulang dari sekolah, lumayan sore sih sekitar jam empat. Aku turun dari angkot bersama seorang bapak yang rumahnya tidak begitu jauh dari jalan raya. Aku menyapa bapak itu, "Sore, Pak. Baru pulang kerja ya Pak?". "Iya ni dek". Kami jalan pulang dengan mengobrol banyak hal, dan aku penasaran dengan isi karung yang dibawa si bapaknya. Aku kemudian menanyakannya dan bapak Budiman menjawab bahwa isinya batu. Aku sedikit kaget, loh batu? Buat apa bapak itu membawa batu? Mungkinkah beli? Tapi ah rasanya
tidak mungkin kalau hanya membeli satu saja.
tidak mungkin kalau hanya membeli satu saja.
Ternyata setelah aku tahu Pak Budiman mengambilnya dari sisa-sisa pasar di tempatnya bekerja yang telah kebakaran. Beliau berkata bahwa setiap hari beliau selalu menyempatkan membawa satu batu dari pasar yang memang sudah tidak dibutuhkan lagi. Waktu pertama kali kata beliau itu untuk membuat fondasi di belakang rumahnya. Dan benar saja, beberapa bulan kemudian aku pulang dan bertemu lagi dengan bapak itu. Masih tetap sama, beliau membawa satu batu dalam karung seperti biasa. Mungkin beliau sudah lupa padaku, dan beliau bilang lagi bahwa belau membawa batu seperti biasa. Aku lihat rumahnya, sudah berpondasi sekarang. Sedikit terenyuh hatiku, begitu sabarnya si bapak tadi. Aku jadi menyadari satu hal, bahwa sanya kesabaran dan ketekunan akan berbuah baik.
Yah, semua hal yang kita mau memang tidak mungkin akan ita dapatkan dalam waktu sekejap dan singkat. Semua itu butuh pengorbanan dan waktu. Maka, jangan biasakan dirimu untuk tergesa-gesa dalam hal apapun. Jika kita belu bisa mendapatkan yang kita mau, jangan lantas marah dan putus asa. Bersabarlah, dan tekunlah. You'll finally get it!

2 komentar:
benar itu..ceritanya hamper sama dengan saya yang sedang menabung untuk dapat membangun rumah sendiri nanti..butuh dana besar namun harus sabar.
Roma saja tidak dibangun dalam waktu semalam bukan??
oiya salam kenal dari yudhist86....mampir ya di www.yudhist86aditya.wordpress.com
teruslah semangat menulis, sista
Iya, memang tidak mungkin semuanya terwujud dalam sekejab mata, butuh ketangguhan luar biasa.
Terima kasih komentar positifnya, salam kenal juga
Post a Comment