Hari ini Indonesia merayakan hari jadinya yang ke 68. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, hari ini aku tidak memakai seragam lengkap untuk mengikuti upacara. Aku menatap anak-anak SD yang bersiap dengan membawa kayu untuk bendera yang akan mereka minta pada guru mereka. Lumayan terhibur juga melihat tawa polos khas dari anak-anak SD. Bapak yang berada di depan rumah juga terlihat bahagia dengan hal ini.
Aku menyalakan televisi saat ada iklan tentang seorang anak yang membuat kostum garuda saat hari kemerdekaan. Tentunya sudah tahu kan iklan itu?
Aku sudah berkali-kali melihatnya dan memang masih kagum juga. Betapa anak sekecil itu tahu berapa jumlah bulu di leher, sayap dan ekor yang melambangkan hari kemerdekaan. Di sela-sela itu, aku mendengar suara ibu-ibu yang agaknya adalah seorang ibu dari salah satu murid SD di sebelah rumah. Ia berniat meminjam pisau karena kayu untuk bendera terlalu kebesaran. Bapak kemudian membantu mengecilkan kayu itu. Setelah selesai, bapak bernat memasang bendera yang dibawa si ibu. Tiba-tiba si ibu itu berkata, "Mas, ini benderanya yang di atas merah atau putihnya ya?". Wow! Lumayan kaget juga aku. Bapak pun agaknya demikian dan menjawab, "Ya jelas yang merah dong bu, kan namanya bendera merah putih, bukan bendera putih merah"
Terus terang pertanyaan si ibu tadi terkesan polos dan menggelitik bagiku. Seorang ibu yang sudah banyak 'makan garam' tidak tahu susunan warna bendera negara kita. Iklan tadi terbayang-bayang di benakku, terlepas itu hanyalah fiksi. Tapi cukup juga untuk menyentuh hati kita bahwa penanaman sikap nasionalisme penting bagi masyarakat. Ya, mungkin perayaan bagi anak-anak SD yang membawa bendera memang bermakna besar. Sejak dini, mereka sudah ditanamkan arti penting rasa nasionalisme lewat upacara bendera. Jadi, setidaknya anak-anak SD tahu bahwa bendera Indonesia itu merah putih, bukanlah putih merah. Ya, aku cuma ingin sekedar share pengalaman saja dan maaf kalau rada asal.hehe
So, Happy Independence Day for Our Beloved Country, Indonesia!

0 komentar:
Post a Comment