Semangat Baru!

Pagi-pagi bangun, aku sempatkan membuka facebook dan berandaku penuh berisi ucapan dan harapan di bulan yang baru. Aku baru sadar bahwa hari ini adalah tanggal satu Oktober. Cepat sekali waktu berjalan, dan tentu saja banyak hal yang terjadi selama sebulan ke belakang.

Kosmetik Termahal di Dunia

Iseng-iseng browsing, eh nemu artikel yang lumayan mencengangkan nih. Tentang kosmetik yang termahal di dunia. Aneh-aneh saja ya, untuk bisa tampil cantik dan menawan harus merrogoh kocek dalam-dalam. Aku dapet artikel ini dari blog infofaizz, simak yuk!

Be Happy!


Life is never flat! Pernah dengar kan, ya dari suatu klan di televisi lah hehe. Tapi memang bener lo, hidup itu tidak akan mungkin datar-datar saja dan lempeng tanpa terjalan apapun. Kita sebagai manusia kadang harus dihempaskan ke belakang sejauh-jauhnya untuk kemudian mampu melompat ke depan dengan lebih dan lebih jauh.
Aku jadi ingat apa yang dibilang oleh salah satu dosenku, suatu istilah 'psikoneuroimunologi'. Lumayan panjang ya, jadi artinya psiko itu kan pikiran, neuro itu saraf dan imunologi sistem imun. Cerianya begini, stresor pertama kali ditampung oleh pancaindera dan diteruskan ke pusat emosi yang terletak di sistem saraf pusat. Dari sini, stres akan dialirkan ke organ tubuh melalui saraf otonom. Organ yang antara lain dialiri stres adalah kelenjar hormon dan terjadilah perubahan keseimbangan hormon, yang selanjutnya akan menimbulkan perubahan fungsional berbagai organ target.

Bapak itu..

Pernah mendengar peribahasa "sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit"? Aku punya satu cerita nyata dari seseorang di kampungku, sebut saja bapak budiman. Jadi waktu itu kan aku baru pulang dari sekolah, lumayan sore sih sekitar jam empat. Aku turun dari angkot bersama seorang bapak yang rumahnya tidak begitu jauh dari jalan raya. Aku menyapa bapak itu, "Sore, Pak. Baru pulang kerja ya Pak?". "Iya ni dek". Kami jalan pulang dengan mengobrol banyak hal, dan aku penasaran dengan isi karung yang dibawa si bapaknya. Aku kemudian menanyakannya dan bapak Budiman menjawab bahwa isinya batu. Aku sedikit kaget, loh batu? Buat apa bapak itu membawa batu? Mungkinkah beli? Tapi ah rasanya
↑
up