Kue Pernikahan Terunik

Tidak bermaksud hunting kue pernikahan loh, ya. Tapi aku hanya terkesima (hehe) lihat kue-kue alias roti tart pernikahan ini. Wah, kalau gitu aku juga mau ah suatu saat menikah pakai kue yang sebesar rumah. haha hayalan tingkat dewa. Yaudah, ini dia si kue-kue pernikahan teruniknya...

Pesta untuk Siti

Temen-temen, cerita ini hanya fiktif ya. Jika ada kesamaan nama tokoh dan cerita, pasti hanya kebetulan :)


Malam makin larut, sudah tidak terdengar suara apapun lagi selain mp3 dari laptopku dan  tanganku yang makin lambat mengetik tugas makalahku. Aku masih penasaran dengan sosok pembantu baru yang kata mamaku anaknya mbok Inem, Siti namanya. Kata mama Siti anaknya seusia aku, hanya saja dia tidak meneruskan sekolahnya lagi. Maklum saja orang kampung dan karena keterbatasan biaya. Tapi, kata mama

Susahnya Cari Uang..

Hello!!! Gimana nih kabarnya? Baik-baik dan cetar membahenol ya…
Hehe alay banget. Oh, iya beberapa bulan ini aku disibukkan dengan jadwal kuliah yang cukup padat merayap. But, sekarang semua tugas dan beban ujian udah selesai nih. Kita doakan saja si IP, semoga jadi cantik ya angkanya, minimal 5.00 lah..hehehe Agak dibedakin nggakpapa kali yaa, trus dipakein lipstick sama eye shadow..
Oh, ya.. satu hal yang aku tahu dan menjadi pelajaran selama aku kuliah adalah betapa susahnya orang tua kita cari uang. Gimana enggak? Coba saja kita cari uang yang bener-bener mandiri

Rindu Rasulullah..

Tiap jejak langkahku
Mengisyaratkan kerinduan
Rindu yang begitu besar tuk bertemu denganmu
Wahai Rasulullah
Akankah bisa diri penuh dosa ini melihat engkau ya Habibullah
Rindu ini sungguh nyata tak terbendung
Wahai kekasih Allah, pantaskah aku menemuimu?

Setiap solawat kupanjatkan
Mengagungkan kemuliaanmu, Wahai Nabi Muhammad
Tiada mungkin kutemui sosok sepertimu di dunia ini

Ya Rasulullah..
Aku merindukanmu layaknya padang pasir yang merindukan air
Bawalah aku pada jalan lurusmu

Jalan untuk menemuimu
↑
up