Susahnya Cari Uang..

Hello!!! Gimana nih kabarnya? Baik-baik dan cetar membahenol ya…
Hehe alay banget. Oh, iya beberapa bulan ini aku disibukkan dengan jadwal kuliah yang cukup padat merayap. But, sekarang semua tugas dan beban ujian udah selesai nih. Kita doakan saja si IP, semoga jadi cantik ya angkanya, minimal 5.00 lah..hehehe Agak dibedakin nggakpapa kali yaa, trus dipakein lipstick sama eye shadow..
Oh, ya.. satu hal yang aku tahu dan menjadi pelajaran selama aku kuliah adalah betapa susahnya orang tua kita cari uang. Gimana enggak? Coba saja kita cari uang yang bener-bener mandiri
, sehari 5 ribu saja, susahnya minta ampun kan?
Nah, ini yang aku rasakan. Beberapa bulan yang lalu, aku dan salah satu temenku, namanya Nanda kepikiran untuk berjualan jilbab sambil kuliah. Pertama sih, dikiranya gampang banget cari uang. Maklum, masih pemula dan terhasut kata-kata orang yang bilang, “Mau dapet duit banyak? Dagang aja, untungnya besar”.
Akhirnya aku dan Nanda patungan dengan modal awal 300 ribu. Setelah itu, kami pergi nyari-nyari jilbab buat dijual. Untungnya Nanda sudah tahu tempat penjual jilbab, langganan gitu. Nego nego nego, kami dapat harga dibawah harga pasaran. Selain itu, kami juga mendatangi penjual jam dan minta foto-foto jam unuk dijual. Gara-gara saking newbie nya, kami pulang dengan membawa hati yang sangat gembira hehe. Sepulang dari penjual, kami mulai beraksi menjajakan dagangan tadi. Awalnya sih memang pada beli, tapi lama-kelamaan jarang yang mau beli, alasannya sih mending beli sendiri di pasar, lebih murah.

Nah, dari sini aku mulai berpikir, betapa susahnya orang tuaku cari uang unuk membiayai kebutuhan keluarga. Memang sih, orang tuaku bukan pedagang. Tapi hal ini sedikitnya memperlihatkan bahwa tidak mudah untuk mengumpulkan uang demi membayar kuliahku. Makanya, kita jangan sampai menghambur-hamburkan uang orang tua dan seenaknya minta uang pada orang tua Cuma untuk hal yang tidak penting. *Big Hug for our parents

0 komentar:

Post a Comment


up