Aku membuka-buka buku kenangan SMA, dan memandangi foto sahabat, teman, dan guru-guruku. Rasa rindu begitu dalam pada mereka pun datang. Memang, baru beberapa bulan aku resmi dilepas dari sekolah itu. Tapi rasanya kenangan di sana memang tidak mau hilang. Aku ingat ketika pelajaran TIK waktu itu. Guruku, namanya Pak Theo memutarkan video tentang keju. Judulnya 'Who Moved My Cheese?'
Awalnya memang aku bingung, karena aku datang telat dan tidak sempat mendengar pengantar dari Pak Theo. Tapi ketika melihat videonya, aku mulai tahu maksud darinya. Video itu mengisahkan tentang dua ekor tikus dan dua apa ya namanya, kurcaci mungkin yang hidup di suatu labirin. Setiap hari, mereka makan keju dari station C. Suatu hari, mereka menemukan keju telah habis. Nah, disinilah perbedaan pola pikir mereka terlihat. Hem(kaku) dan (Haw) yang mewakili karakter manusia justru kalah dengan Sniff (endus) dan Scurry (lacak) yang hanya tikus. Sniff dan Scurry berusaha mencari stasiun lain yang berisi keju lain. Sniff mengendus bau dan memberi tahu Scurry yang kemudian berlari kencang. Sedangkan Hem dan Haw? Mereka masih berhenti di Station C dan terus pergi ke sana berhari-hari. Mereka saling menyalahkan satu sama lain. Bahkan Hem berteriak-teriak dengan marahnya seakan-akan seseorang telah memindahkan kejunya. "No cheese? No..no..no cheese? Who moved my cheese? This unfair!"
Berkali-kali Haw memberitahu Hem bahwa mereka harus pindah mencari keju yang lain, tapi Hem tetap bersikeras tidak mau dengan dalih bahwa akan bahaya jika pergi keluar dari sana. Akhirnya karena lelah memberi tahu Hem, Haw memutuskan untuk mencari keju yang lain. Di perjalanan, Haw menuliskan kata-kata di tembok. Berulang kali ia gagal menemukan keju, tapi pada akhirnya ia berhasil menemukannya. dan Hem? Ia tetap bersikeras pada kejunya yang lama, dan tidak ingin move on.
Dari sini, aku tahu bahwa tidak hanya ada satu pencapaian dari hidup. Ada banyak hal-hal yang harus kita capai, dan satu pencapaian tentunya tidak akan bertahan lama. Ibarat keju, ia tidak akan bertahan dan lama kelamaan tentu akan habis. Bahkan kadang belum sampai habispun sudah dulu membusuk. Nah, kita tidak boleh hanya puas dengan satu pencapaian saja. Kita harus selalu mencari pencapaian-pencapaian yang lain untuk menutup pencapaian yang telah lalu. Keep moving, and find your new cheese!
Ini video Who Moved My Cheese...
Ini video Who Moved My Cheese...

0 komentar:
Post a Comment